![]() |
| Lukman & AIRPLAYBAND |
Pagi-pagi hari senin
terburu-buru karena belum print tugas
statistik, mana harus berwarna, jadinya aku keluarkan uang kepingan logam yang
berserakan di botol bekas minuman. Setelah dihitung ternyata cukup. Urusan Statistik
itu urusan ngitung, entah dari mana judulnya aku masih agak kurang bersahabat
dengan yang namanya matematika. Sebenarnya sengaja aku tidak masuk jurusan yang
berhubungan dengan alama atau ilmu pasti, agar aku bisa terhindar dari
matematika, tapi ternyata kenyataannya serba tak terduga. Harus ikhlas bertemu
lagi dengan hitung-hitungan dan rumus yang dulu pernah membuatku menangis di
depan kelas sewaktu SD.
Di kelas benar-benar
terlihat sibuk, beberapa mata teman ku bahkan hampir tak berkedip agar tidak
kelewatan penjelasan dosen statistik. Dan aku harus maju beberapa baris dari
posisi duduk sempurnaku di belakang untuk lebih faham hitung-hitungan yang membuat
konsleting kepala ini. Jauh di pojok kelas ternyata masih ada yg bisa tidur
ditengah suasana sibuk angka ini. Entah siapa yang tertidurm yg pasti itu tidak
bagus untuk masa depan nilainya di kelas statistik.
Aku lebih suka
praktik langsung didepan layar komputer karena itulah hobi ku. Dan ternyata
nampak lebih mudah saat rumus dimasukan dalam aplikasi spss, dan ini jauh dari
dugaan ku yang harus kembali hitung-hitungan dengan kertas dan pensil yang
patah karena tegang tida bisa mengerjakan soal. Kelas usai semua senang.
Ini hal yang paling
sulit, cari makan yang harganya 1500, ah nasib - nasib. Setelah membeli
gorengan 3 biji, aku standby di Radio kampus, yah kali aja ada kawan-kawan yang
lagi ultah dan bawa makanan, oh ternyata tidak ada. Ada beberapa teori salah
yang mungkin bisa diterapkan saat bokek dan gak punya uang. Pertama kalau lagi
bokek bagusnya diem aja, dan yang kedua mungkin dengan mengerjakan tugas-tuugas
kuliah bisa memperkecil volume suara perut yang meraung-raung.
Emang yah, Allah itu
gak bakal biarin umatnya menderita, disaat aku meratapi hidup ini yang penuh
dengan lika-liku (padahal Cuma laper doang). Akhirnya Allah menjawab doaku
dengan suara dering telp dari ayah ku,,,, dan semua berubah saat ayahku bilang,
"a, bapak udah kirim uang, gak apa-apa yah dikit juga, entar kalau ada
rizki lagi di tambahin", begitu katanya. Yeeeeaaaaaaah aku tenang karena
malam ini aku tidak harus mengganjal perut dengan air putih.
Beberapa aktifitas
siang terkadang terlalu menjemukan dan akhirnya tugas-tugas yang sudah
ketinggalan deadline juga masih aku kerjakan, yah hitungannya sih mau belajar
aja, tumben kan namanya LUKMAN SOLIHIN ini sengaja belajar, biasanya karena
insidental aja. Dua jam lebih kira-kira aku mengerjakan berbagai hal yang di
komandokan oleh dosen, untungnya semuanya dikerjakan secara online jadi yah,
cukup mudah, walaupun sebenarnya dari segi kuantitas mungkin hanya pada tingkat
65%.
Ada yang berbeda
dari hari biasanya saat aku kerja, kalau biasanya bawakan acara musik Indonesia
Terbaru, sori ini aku hanya jadi kuncen RELAY salah satu TV lokal di jogjakarta
yang ikut disiarkan di Radio tempat aku bekerja. Senang? Yah, tergantung, sebenarnya
aku lebih suka live siara, karena buat aku itu akan menambah jam terbang dan
meningkatkan kualitas siaran ku, tapi tak apa lah itung-itung pengalaman baru
dari segi teknis keradioan. Gara-gara jadi kuncen aku jadi tahu bagaimana
system relay bekerja, dan bagaimana redaksi bekerja dibelakannya, serta aku
jadi tahu, oh jadi begini kenapa waktu idul fitri siarannya sama semua (shalat
ied).
Hal tak terduga lain
adalah, setelah menjadi kuncen relay, aku harus talkshow dengan salah satu band
pendatang baru, sebenarnya gak baru banget sih kalo sebenarnya. Airplay nama
bandnya, dan hal yang benar-benar tak terduga adalah, mereka gokil, bahkan lebih
gokil dari penyiarnya. Aku masih beruntung, ditengah-tengah talkshow dan
candaan yang gak berhenti-berhenti plus dengan jingkrakan mereka yang hampir
nendang meja siaran, pada akhirnya aku dapat kaos. LUMAYAN....dan tentunya
dengan foto bareng.
Hari yang sangat
melelahkan, tapi tak akan menjadi melelahkan saat ciuman sang istri mendarat di
kening dan pipiku.... (aaaaaah jadi pengen cepet nikah). Good night every
one....
.jpg)
No comments:
Post a Comment