Hallo blogger, Saya Lukman Haswara dengan nama asli di KTP Lukman Solihin. Lebih dari 7 Tahun saya berada di dunia Radio, sacara umum berbaur dengan ke-Jurnalistikan.
Berasal dari Kota Sukabumi, Jawa Barat. Lahir di Kabupaten Garut Jawa Barat pada 27 November 1992. Putra pertama dari Bapak Odang Maskan dan Ibu Titi, pedagang tangguh yang sangat kuat prinsipnya dalam berdagang.
Beraktivitas di Radio sejak 2007 dimulai dari radio sekolah buatan kepala sekolah yang sangat keren Bpk. Drs Yepi Prezi Agus Gunadi, mungkin gelar akademiknya sudah bertambah. Ketertarikan saya di Dunia Radio berlanjut hingga sempat belajar secara mandiri kepada beberapa Penyiar dan Pengelola radio di Sukabumi.
Sampai akhirnya dalam menempuh pendidikan tinggi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Di Kota nya Sultan Hamengku Buwono inilah saya banyak belajar soal Radio dari hal terkecil sampai hal yang besar, dan semoga saya bisa cari tahu lebih banyak pengalaman di radio siaran.
Mulai belajar dari radio kampus RASIDA FM, Bertemu dengan banyak sahabat dan membuka peluang, hingga akhirnya suara saya bisa didengarkan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun 2012 saya bergabung bersama Radio Starjogja 101,3 FM sebuah stasiun radio informasi dengan nuansa news. Menjadi penyiar news, talkshow, dan enterteinment "its so cool".
Dengan blog ini saya ingin berbagi banyak hal dari apa yang saya alami. Dan semoga banyak hal lain yang bisa saya raih dikemudian hari.
Lukman Solihin a.k.a Lukman Haswara @lukmanhaswara
____________
Manusia yang optimis, penyayang dan suka akan kebebasan. Jiwa petualang, membuat mudah jatuh cinta, namun juga mudah move on ketika putus cinta. Dan lebih dari itu saya tertarik pada wanita yang berpenglaman dan lebih dewasa darinya.
Saya
adalah manusia biasa yang semoga bisa melakukan halayang luar biasa.
Alhamdulillah saya terlahir dengan si di Kabupaten Garut tepatnya di
Daerah Samarang 27 November 1992 kalau tidak salah itu adalah hari
Jum'at. Akan Tetapi secara akta kelahiran saya tercatat lahir di
Sukabumi, maklum ayah saya baru buat akta waktu keluarga kami pindah ke
Sukabumi.
Dan
di Kota Sukabumi lah saya dibesarkan dan mendapat berbagai pendidikan
hidup. Masa Kecil saya sangat membahagiakan yah walau sering nakal juga,
saya harap kenakalan saya juga di maklum.
Ayah
saya bernama Odang Maskan, orangtua yang rajin, ulet dan selalu
mendidik anaknya dengan setahap demi setahap, ibu saya namanya Titi,
walau sebenarnya nama saat lahir bukanlah yang ini. Mereka adalah
orangtua yang luar biasa.
Keluarga
saya termasuk yang sederhana, yah kalau butuh ada, kalau sedang
kekurangan, kami bersama harus bersabar. Ayah dan Ibu selalu mengajarkan
saya untuk hidup sederhana, semoga Ayah dan Ibu selalu disayangi Allah.
Terimakasih ya Allah, Engkau beri saya orangtua yang luar biasa.
Saat
ini saya punya dua adik, yang pertama adik laki-laki dan yang kedua
adik perempuan, saya sangat menyayangi mereka, dan semakin saya dewasa,
semakin bertambah rasa sayang saya pada mereka berdua. Salam terhangat
untuk kalian Ridwan Rafsanjani (Ridwan) dan Fitri Indah Lestari (Lesta).
Menurut
penuturan Ayah saya, dulu saya begitu cerdas dalam mempelajari doa dan
shalat, semoga ini tak terlepas hingga nanti. Pertama masuk sekolah di
SDN CIJANGKAR 1, sekolah dasar denkat rumah yang alhamdulillah masih
terjangkau biayanya untuk keluarga saya. banyak cerita menarik waktu
sekolah dasar, semoga di kesempatan lain saya bisa ceritaikan. Di akhir
kelas 5 akan beranjak ke kelas 6 saya pindah ke sebuah madrasah, yaitu
MI AL-AZHAR walaupun lebih jauh dari sekolah saya sebelumnya, tapi ini
jauh lebih murah dan saya rasakan jauh lebih baik. Mungkin saya juga
akan ceritakan ini nanti.
Saya
ingin sekali sekolah di SMP, tapi ternyata orang tua saya memiliki
rencana yang jauh lebih indah. Akhirnya setelah lulus dari Madrasah
Ibtidaiyah saya di berangkatkan kembali ke kampung halaman saya di
Kab.Garut Jawa Barat. Disana saya di masukan ke sebuah Pondok Pesantren
PPI 99 RANCABANGO, sebuah pesantren ditengah pesawahan dan perkampungan
yang agak jauh dari kota, bahkan lebih dekat kesebuah gunung dan bukit.
Awalnya saya menolak namun saya tak bisa begitu dan tak bisa berbuat
apa-apa. Saya yakin cerita di pesantren jauh lebih menarik, dan semoga
saya tidak pikun muda agar sempat menceritakan pada semua.
Seharusnya
6 tahun saya selesaikan pendidikan di pesantren, namun nampaknya saya
ingin segera pulang kemabali ke Sukabumi, dan akhirnya saya melanjutkan
pedidikan di MAN 1 Kota Sukabumi, dan disini cerita yang bagi saya
paling menyenangkan. Di Aliyah ini pula saya bertemu dengan seseorang
yang lugu, tak banyak bicara namun menyenangkan hati, semoga hingga
nanti saat ku pinang dia dengan bismillah.
Usai
pendidikan di MAN 1 dengan segudang kenangan, cerita, dan perjuangan,
akhirnya saya sampai di Daerah Istimewa Yogjakarta, tepatnya di UIN
SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
Banyak cita-cita yang ingin saya capai, semoga bisa kesamapaiaan, Amin.
.jpg)
No comments:
Post a Comment