Wednesday, December 10, 2014

Back To The Track


Diantara Anda, adakah yang mengalami sesuatu yang sulit saat hendak kembali pada jalur hidup atau pola hidup yang Anda inginkan?! Sebagian ada yang dengan sangat mudah merubah hidupnya yang melenceng kembali ke "jalan yang benar". Postingan saya kali ini bercerita tentang bagaimana dan betapa malasnya dirisaya untuk kembali kejalan yang benar dan pola hidup yang saya inginkan. Saya ingin tapi, kok sulit. Ini sangat berhubungan dengan pepatah yang familiar didengar orang-orang.

"Sekali Menunda Sesuatu, Sejuta Kali Anda Gagal"

Bahasa lain dari band Slank "menunda-nunda masalah malah parah" sedikit cuplikan lagu yang menyindir saya yang sedang malas betul untuk menghidupkan hidup ini. Anda bisa lihat postingan saya terakhir tanggal berapa sekarang sudah sangat jauh, mungkin satu tahun lebih blog ini saya tinggalkan, hanya karena malas menulis. Padahal dulu saya pernah bilang pada diri saya sendiri, jika hidup manusia itu ada karena karyanya, karena berpikir Cogito Ergo Sum kata Pakde Sochrates. Aku berpikir maka aku ada, dan saya tidak benar-benar berpikir, maka saya mati suri.

Agaknya terlalu puitis paragraf pertama, ok saya lebih slow kali ini. Satu tahun lalu saya mengalami keguncahan hati, dan sudah terobati. Saat ini saya sudah menikah dan bersiap untuk menjadi seorang ayah. Hidup saya berjalan begitu-begitu saja, ingin saya kembali ke jalur yang saya rencanakan, maksudnya saya punya banyak cita-cita dan ingin saya gapai. Semua itu terhambat, bukan karena saya sudah menikah dan mau punya anak, sama sekali bukan. Sebabnya adalah diri saya yang degan sangat lamban dan bisa jadi kurang serius dalam menanggapi pekerjaan terakhir untuk kuliah S1. Yess, SKRIPSI. Satu hal yang saya tidak sangka begitu lamban saya kerjakan bahkan hingga harus mengulang dari awal, akhirnya saya tidak bisa kemana-kemana.

Menjadi semakin panas saat ternyata teman-teman satu angkatan di kampus sudah satu-persatu hilang dari peredaran. Selain ada yang sudah berkeluarga dan pergi entah kemana, ada juga yang sudah berkarir di media, seperti yang saya impikan. Lalu saya berpikir keras, jawabannya kembali sama, tidak boleh sama sekali menunda apa yang bisa dikerjakan sekarang.

Selalu ada alasan dan selalau membuat alasan untuk menghindar dari mengerjakan skripsi, bagi mereka yang sudah lulus dengan entenganya mengatakan "man, skripsi itu gampang, kerjain aja, gak usah mikir, yang penting lulus dulu isi skrpsinya belakangan aja!". Dan dengan gampang pula saya jawab "ya loe sih gampang udah lulus, laha gua disini-disini aja".


Lukman Solihin | Pic by: www.rommikaestria.com
Ini gambaran saya saat ini, bedanya mungkin wajahnya gak melas-melas banget. Saya paling senang saat bisa kembali ke perpustakaan kampus, biasanya jiwa saya terpanggil untuk mengerjakan skripsi, tapi setelah pulang dan membawa buku, ehm,,, boro-boro dibaca, disentuh juga udah syukur tuh buku, dan akhirnya cuma cengangas-cengenges waktu bayar denda telat kembalikan buku ke perpus. Akhirnya saya harus mengakhiri postingan kali ini karena hendak mengerjakan skripsi dan dengan kata-kata bijak.
Skripsi, Gak Susah ko, cuma yah perlu pendekatan khusus
~Lukman Solihin~



No comments: