Dan hari ini, semua
cerita tentang lembur.,.,.,., ah gak juga sih. Jadi begini, ceritanya aku
disuruh gantikan mas Anang siaran pagi, dan oke aku ambil jobnya. Siarannya sih
dari jam 8 pagi sampai jam 11 siang gitu, tapi ternyata da tambahan untuk rapat
program bersama redaksi di jam 2 siang nanti. Otomatis yang namanya acara
beruntun dan dengan sekat waktu yang singkat, ahirnya aku memutuskan untuk diam
standbye di kantor.
Aku juga ingin
menceritakan tentang betapa sulitnya siaran program yang sudah menjadi ciri
khas dari penyiar sebelumnya (mas Anag), hampir semua pendengar memanggil Anang
dan hampir semua bertanya tentang mas Anang. Aku berusaha untuk menjadi diriku
sendiri saat bersiaran, menggunakan styleku dan cara ku bersiaran tapi ternyata
pendengar seperti hanya ingin suara mas Anang. Haduh rasanya kalau di
inget-inget rasanya makjleb gitu kalo kata orang jawa. 3 jam aku berusaha
menemani dan menyuguhkan yang terbaik, walaupun kadang-kadang aku masih bingung
dengan lagu-lagu manca yang jujur aku tidak terlalu banyak tahu.
Oh iya seharian ini
juga ada cerita tentang para penyiar baru di radio tempat aku bekerja, ada
mora, ayu, dan putri, dan seperti biasa hebohnya minta ampunn itu redaksi yang
goda-godain aku gitu. Awalnya sih gara-gara saya melihat putri dengan durasi
waktu yang cukup lama, tapi itu kan usaha saya untuk mengenal, masalahnya aku
cepat lupa jika tidak cukup lama berkenalan.
Entah kenapa dari
sekian rapat redaksi yang pernah aku ikuti semua pasti penuh degan tertawa dan
mungkin komposisi serius dengan bercanda jauh perbandingannya yah kira-kira 80%
ketawa mulu, tapi seru, biar nyaman. Dan tentu aku juga jadi bahan bulinya kawan-kawan di redaksi.
Satu catatan untuk
hari ini bahwa sesuatu yang berlebihan itu nikmat dan menggelitik. Benar-benar
pemikiran yang berbanding terbalik. Pak Deni, pimrednya starjogja beli gorengan
banyak sekali, karena yang lain sudah pada pulang akhirnya aku punya tugas tambahan
untuk menyelesaikan misi makan gorengan yang banyak itu. Akhirnya aku
kekenyangan dan tidak makan malam, hahah tapi bagusnya kapan lagi aku habiskan
hampir 20 gorengan.
Ada satu buku yang
pernah aku baca dan itu adalah pemberian orang yang sangat aku cintai, buku
tentang bagaimana bahagia ditengah kesibukan yang ada dan dalam buku itu
dinyatakan bahwa jika kamu ingin berbahagia dengan hal setelah kamu sibuk dan
menyelesaikan tugas yang berat, hargailah dirimu sendiri dengan hal yang bisa
membuatmu senang. Dan aku sangat senang jika di antara kelelahan ini ada ESOYEN
(minuman khas sunda) menemani malam ini sebelum aku berbagi cerita dengan
kekasihku sembari menunggu malaikat tidur.
Semoga malam ini
menyenangkan, semua yang akan terjadi esok hanya Tuhan yang tahu.
No comments:
Post a Comment