Thursday, August 9, 2012

PENULIS SETENGAH KEYBOARD


Postingan ini berisi beberapa tulisan LUKMAN yang gak rampung-rampung. Akibatnya blog ini nganggur hingga berbulan-bulan terhitung dari terakhir posting, itupun Cuma link ke blognya RAKOM tempat aktivitas LUKMAN. Postingan ini memberikan bukti bahwa masih ada jiwa setengah keyboard alias setengah hati dalam menulis, yah itulah Lukman. Ini dia tulisan-tulisan Lukman yang terpotong malas :


  1. Beautiful Sunset But Not Same
Hari minggu ini ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dengan baik. Dari pagi sih bayanginnya hanya kerjaan yang numpuk  ternyata ada di akhir kerja ada hadiah yang menyenangkan. Terburu-buru, yah itu dia yang setiap hari hampir tak pernah lewat untuk dibiasakan. Sampai-sampai aku harus balik lagi ke kos untuk ambil hal-hal yang tertinggal.

Mulai dari mempersiapkan untuk acara siang itu, ada sedikit kekesalan karena beberap hal ada yang tidak menyenangkan, sebenarnaya aku ingin tuliskan tapi tak apalah diingat juga b

[yang harus di garis bawahi, ada huruf "b" stelah juga, apa coba maksudnya, aku aja gak tahu kelanjutan "b" itu apa?! maklum udah dari bulan Juni awal jadi sedikit kena pikuinase  syndrome (PIKUN singkatnya) stadium 1/2 . Kalo gak salah sih, ini tuh cerita utamanya tentang pacar ku yang kesel malam-malam karena aku telat nelpon Dia.]

  1. Wawancara itu Sama Kaya Ronda Malam
Hari ini saya wawancara kerja, ini pertamakalinya wawancara kerja dan salah satu hal yang menentukan kelanjutan niatku untuk bekerja.

[yaahhh.... Yg ini lebih parah lagi, cuma satu kalimat. Dengan daya upaya yang keras akhirnya aku bisa ingat kalo tulisan ini ditulis tepat di tanggal 10 Juni 2012 kira-kira di jam 00.53 WIB. Oleh sebab serangan ngantuk yang luar biasa akhirnya rutinitas nulis diary ini berakhir di tempat tidur dengan Leptop yang masih menyala hingga pagi dan satu-satunya kalimat yang bisa ditulis malam itu, pendek jelas dan tidak karuan.

Kalo dilihat dari judul dan beberapa kata yang ada di tulisan gak rampung di atas, ini diary ku yang cerita tentang pengalaman ku wawancara kerja yang di pantengin sama bos. Wah.. Kalo diinget mah, serem banget brow, tiga orang bertanya berturut-turut, tapi alhamdulillah bisa dijawab dengan tenang dan tambahan Percaya Diri. Dari wawancara itu aku mendapat kesan melekat terhadap salah satu bos yang gede dan dan bewokan (mohon maaf pak, bukan saya bermaksud menyinggung, tapi sungguh ko bapak itu sangat berwibawa). Pak bos yang satu ini katanya sangat tegas dan sangat teliti, bahkan salah ngomong dikit bisa dibenerin sesuai Ejaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar. Waktu wawancara yang  ini, dia ngasih wejangan yang sekaligus nyindir diriku sebagai anak asli SUNDA. Dengan bijak beliau berkata "kamu kan orang Sunda, nah sedangkan penyiar itu harus bisa membedakan "F" & "P", nanti jangan tertukar yah..!!!" . Senyum kecil pun tersungging di bibir manis ku saat beliau berkata seperti itu dan berkata dengan bijak dalam hati "pak, saya mah udah sabar... Pak, bapak itu orang kesekian yang bilang saya harus hati-hati dengan huruf "F" & "P", udah biasa saya pak... Siapa bilang orang sunda gak bisa bilang "F" itu mah pitnah.

  1. My Name Is Lukman, Kevin! Not Lukhma
Aku ingin melihat mu meski matahari sudah ingin berpulang, sebentar saja dan aku akan pulang lagi

[beuuh.... Makin kesini makin parah ni tulisan. Sebenarnya aku nilis tulisan yang pendek banget-banget-banget diatas ini gak lagi ngantuk kok. Gila, males itu akyak virus yang cepet ngerambat kesetiap sel darah (ngerusak). Tulisan pendek diatas itu adalah salah satu bagian yang paling aku senangi walaupun aku gak bisa nulis lagi diary sejak malam itu.

Ini cerita singkat tentang teman baru ku dari OHIO USA, anak amrik gitu. Namanya Kevin dia lagi study bunding ke indo khusunya ke jogja, dan kebetulan ketemu di kampus dikenalin sama teman ku si Thibur Prawirodirjan (semoga belum ganti anama facebook). Dan inti ceritanya tentang si Kevin yang terus salah nyebut nama ku yang simple ini. Kevin bilang Lukhma (dengan nada bule nya), aduhh Kevin yang bener itu Lukman, bukan Lukhma..

Nah itulah beberapa cerita terpilih daari Lukman selama beberapa bulan tidak mengurus ini blog. Yang pasti ada cerita lain di balik semua itu. Mulai dari Lukman yang jadian lagi sama Cayang RIKA yang gak tahu kenapa rasa sayang ini malah makin kuat saat putus, dan pengen balik lagi, eh beneran balik lagi, dan sekarang makin klop aja, meski masih LDR (Long Distane Relationship) dan sempet juga beberapa hari kemarin Rika cy kebakaran cemburu dengan beberapa chat ku di FB yang agak mesra dengan beberapa teman perempuan di kampus ku. Tapi pada akhirnya jadi happy ending, kayak lagunya Abdul The Coffe Theory yang suka aku nyanyikan buat cy Rika.

Ada juga beberapa keputusanku yang membuat semua situasi hubungan makin sulit secara nyata. Salah satunya Tahun ini aku gak pulang kampung, karena ada kerjaan dan karena tiket yang udah kehabisan sejak lama (sabar ya sayang AA pasti pulang ko. Terkadang ada rasa gak tega bikin cy Rika menunggu kayak Ridho Roma, tapi ya gimana lagi, aku juga harus serius membangun masa depan ku nanti (dg alasan-alasan tertentu yg ini gak bisa disebut egois).

Dan beberapa  cerita hikmah saat ramadhan ini, mulai dari jarang sahur karena telat bangun sampai dengan buka gratisan terus, (hahaha... mahasiswa jogja). Dan kesedihan ku saat sendal kesayanganku akhirnya meninggal kan aku dan berselingkuh dengan kaki yang lain yang mungkin lebih bau dibandingkan kakiku.

Read next posting...

No comments: