Postingan ini berisi
beberapa tulisan LUKMAN yang gak rampung-rampung. Akibatnya blog ini nganggur
hingga berbulan-bulan terhitung dari terakhir posting, itupun Cuma link ke
blognya RAKOM tempat aktivitas LUKMAN. Postingan ini memberikan bukti bahwa
masih ada jiwa setengah keyboard alias setengah hati dalam menulis, yah itulah
Lukman. Ini dia tulisan-tulisan Lukman yang terpotong malas :
- Beautiful Sunset But Not Same
Hari
minggu ini ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dengan baik. Dari pagi
sih bayanginnya hanya kerjaan yang numpuk
ternyata ada di akhir kerja ada hadiah yang menyenangkan. Terburu-buru,
yah itu dia yang setiap hari hampir tak pernah lewat untuk dibiasakan.
Sampai-sampai aku harus balik lagi ke kos untuk ambil hal-hal yang tertinggal.
Mulai
dari mempersiapkan untuk acara siang itu, ada sedikit kekesalan karena beberap
hal ada yang tidak menyenangkan, sebenarnaya aku ingin tuliskan tapi tak apalah
diingat juga b
[yang harus di garis bawahi, ada huruf "b" stelah juga, apa
coba maksudnya, aku aja gak tahu kelanjutan "b" itu apa?! maklum udah
dari bulan Juni awal jadi sedikit kena pikuinase syndrome (PIKUN singkatnya) stadium 1/2 .
Kalo gak salah sih, ini tuh cerita utamanya tentang pacar ku yang kesel
malam-malam karena aku telat nelpon Dia.]
- Wawancara itu Sama Kaya Ronda Malam
Hari
ini saya wawancara kerja, ini pertamakalinya wawancara kerja dan salah satu hal
yang menentukan kelanjutan niatku untuk bekerja.
[yaahhh.... Yg ini lebih parah lagi, cuma satu kalimat. Dengan daya
upaya yang keras akhirnya aku bisa ingat kalo tulisan ini ditulis tepat di
tanggal 10 Juni 2012 kira-kira di jam 00.53 WIB. Oleh sebab serangan ngantuk
yang luar biasa akhirnya rutinitas nulis diary ini berakhir di tempat tidur
dengan Leptop yang masih menyala hingga pagi dan satu-satunya kalimat yang bisa
ditulis malam itu, pendek jelas dan tidak karuan.
Kalo dilihat dari judul dan beberapa kata yang ada di tulisan gak
rampung di atas, ini diary ku yang cerita tentang pengalaman ku wawancara kerja
yang di pantengin sama bos. Wah.. Kalo diinget mah, serem banget brow, tiga
orang bertanya berturut-turut, tapi alhamdulillah bisa dijawab dengan tenang
dan tambahan Percaya Diri. Dari wawancara itu aku mendapat kesan melekat
terhadap salah satu bos yang gede dan dan bewokan (mohon maaf pak, bukan saya
bermaksud menyinggung, tapi sungguh ko bapak itu sangat berwibawa). Pak bos
yang satu ini katanya sangat tegas dan sangat teliti, bahkan salah ngomong
dikit bisa dibenerin sesuai Ejaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar. Waktu
wawancara yang ini, dia ngasih wejangan
yang sekaligus nyindir diriku sebagai anak asli SUNDA. Dengan bijak beliau
berkata "kamu kan orang Sunda, nah sedangkan penyiar itu harus bisa
membedakan "F" & "P", nanti jangan tertukar
yah..!!!" . Senyum kecil pun tersungging di bibir manis ku saat beliau
berkata seperti itu dan berkata dengan bijak dalam hati "pak, saya mah
udah sabar... Pak, bapak itu orang kesekian yang bilang saya harus hati-hati
dengan huruf "F" & "P", udah biasa saya pak... Siapa
bilang orang sunda gak bisa bilang "F" itu mah pitnah.
- My Name Is Lukman, Kevin! Not Lukhma
Aku
ingin melihat mu meski matahari sudah ingin berpulang, sebentar saja dan aku
akan pulang lagi
[beuuh.... Makin kesini makin parah ni tulisan. Sebenarnya aku nilis
tulisan yang pendek banget-banget-banget diatas ini gak lagi ngantuk kok. Gila,
males itu akyak virus yang cepet ngerambat kesetiap sel darah (ngerusak).
Tulisan pendek diatas itu adalah salah satu bagian yang paling aku senangi
walaupun aku gak bisa nulis lagi diary sejak malam itu.
Ini cerita singkat tentang teman baru ku dari OHIO USA, anak amrik
gitu. Namanya Kevin dia lagi study bunding ke indo khusunya ke jogja, dan
kebetulan ketemu di kampus dikenalin sama teman ku si Thibur Prawirodirjan
(semoga belum ganti anama facebook). Dan inti ceritanya tentang si Kevin yang
terus salah nyebut nama ku yang simple ini. Kevin bilang Lukhma (dengan nada
bule nya), aduhh Kevin yang bener itu Lukman, bukan Lukhma..
Nah itulah beberapa cerita terpilih daari Lukman selama beberapa bulan
tidak mengurus ini blog. Yang pasti ada cerita lain di balik semua itu. Mulai
dari Lukman yang jadian lagi sama Cayang RIKA yang gak tahu kenapa rasa sayang
ini malah makin kuat saat putus, dan pengen balik lagi, eh beneran balik lagi,
dan sekarang makin klop aja, meski masih LDR (Long Distane Relationship) dan
sempet juga beberapa hari kemarin Rika cy kebakaran cemburu dengan beberapa
chat ku di FB yang agak mesra dengan beberapa teman perempuan di kampus ku.
Tapi pada akhirnya jadi happy ending, kayak lagunya Abdul The Coffe Theory yang
suka aku nyanyikan buat cy Rika.
Ada juga beberapa keputusanku yang membuat semua situasi hubungan makin
sulit secara nyata. Salah satunya Tahun ini aku gak pulang kampung, karena ada
kerjaan dan karena tiket yang udah kehabisan sejak lama (sabar ya sayang AA
pasti pulang ko. Terkadang ada rasa gak tega bikin cy Rika menunggu kayak Ridho
Roma, tapi ya gimana lagi, aku juga harus serius membangun masa depan ku nanti
(dg alasan-alasan tertentu yg ini gak bisa disebut egois).
Dan beberapa cerita hikmah saat
ramadhan ini, mulai dari jarang sahur karena telat bangun sampai dengan buka
gratisan terus, (hahaha... mahasiswa jogja). Dan kesedihan ku saat sendal
kesayanganku akhirnya meninggal kan aku dan berselingkuh dengan kaki yang lain
yang mungkin lebih bau dibandingkan kakiku.
Read next posting...

No comments:
Post a Comment